oleh

Pemda Buteng Gelar Seleksi JPTP, Ketua Pansel: Kadis Harus Mampu Terjemahkan Konsepnya Sendiri

LABUNGKARI – Sebanyak 47 peserta dari sembilan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) mengikuti tahapan seleksi pembuatan makalah dalam rangka Pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Buton Tengah (Buteng), Sulawesi Tenggara (Sultra).

Ketua Panitia Seleksi (Pansel), La Sensu mengatakan, salah satu penilaian dalam seleksi tersebut adalah kemampuan calon kepala JPTP dalam menterjemahkan program atau fungsi dalam menjalankan roda pemerintahan dan Teknologi.

“Dalam pembuatan makalah ditulis secara langsung oleh para asesi, dengan maksud untuk melihat kemampuan dia menterjemahkan program atau fungsi dalam menjalankan roda pemerintahan, kepala dinas itu setidak-tidaknya harus menguasai juga teknologi, jangan sampai ada kepala dinas yang tidak tahu buka laptop atau mengoperasikannya,” jelas La Sensu, Rabu (06/12).

La Sensu juga menjelaskan, dalam seleksi akan ada pemaparan makalah yang peserta telah tuliskan. Hal tersebut dikarenakan, setiap kepala dinas harus mampu menerjemahkan konsep dalam tulisannya.

“Setelah pemaparan makalah kita akan mewawancarai sejauh mana, penguasaan peserta terhadap materi pada makalah itu jangan sampai hanya pintar menulis tapi tidak bisa menerjemahkan konsep yang dia buat,” terangnya.

Tempat yang sama, Kepala Bidang (Kabid) Pengembangan dan Diklat Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Buteng, Sarifuddin Fanta mengatakan, setelah mengerucut menjadi tiga nama untuk menduduki jabatan Kepala dinas pada setiap SKPD. Kemudian, hasil penilaiannya akan disampaikan kepada Bupati Buteng, Samahuddin.

“Dari tiga nama itu akan ditetapkan satu nama kemudian Bupati akan menyampaikan hasil JPTP itu ke Komisi Aparatur Sipil Negara di Jakarta,” ujarnya.

Reporter: Dzabur
Editor: Kardin

Terkini